Kompetensi Evaluasi Guru Terhadap Sistem Penilaian yang Berkeadilan
Keywords:
, Kompetensi Evaluasi, Penilaian Berkeadilan, Guru, Sistem Penilaian, Asesmen PembelajaranAbstract
Kompetensi evaluasi guru merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan sistem penilaian siswa yang berkeadilan di satuan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam hubungan antara kompetensi evaluasi yang dimiliki guru dengan kualitas sistem penilaian yang diterapkan di kelas, serta menelusuri faktor-faktor yang memengaruhi ketercapaian keadilan dalam proses penilaian tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru yang memiliki kompetensi evaluasi yang baik mencakup penguasaan instrumen penilaian, pemahaman terhadap prinsip-prinsip validitas dan reliabilitas, serta kemampuan memberikan umpan balik yang konstruktif cenderung menghasilkan praktik penilaian yang lebih adil dan transparan. Sebaliknya, keterbatasan kompetensi evaluasi berpotensi menimbulkan bias penilaian yang merugikan sebagian siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kompetensi evaluasi guru perlu dilakukan secara sistematis melalui pelatihan profesional berkelanjutan, supervisi akademik, dan reformasi kurikulum pendidikan guru yang berorientasi pada keadilan penilaian.
Downloads
References
American Educational Research Association, American Psychological Association, & National Council on Measurement in Education. (1999). Standards for educational and psychological testing. American Educational Research Association.
Arifin, Z. (2012). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, prosedur. PT Remaja Rosdakarya.
Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and classroom learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 5(1), 7–74.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute.
Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru (Permendiknas No. 16 Tahun 2007). Depdiknas.
DuFour, R. (2004). What is a "professional learning community"? Educational Leadership, 61(8), 6–11.
Heritage, M. (2010). Formative assessment: Making it happen in the classroom. Corwin Press.
Kusaeri, K., & Suprananto. (2012). Pengukuran dan penilaian pendidikan. Graha Ilmu.
Nitko, A. J., & Brookhart, S. M. (2011). Educational assessment of students (6th ed.). Pearson.
Plake, B. S., & Impara, J. C. (1993). Assessment competencies of teachers: A national survey. Educational Measurement: Issues and Practice, 12(4), 10–12.
Popham, W. J. (2011). Classroom assessment: What teachers need to know (6th ed.). Pearson.
Stiggins, R. J. (2001). The unfulfilled promise of classroom assessment. Educational Measurement: Issues and Practice, 20(3), 5–15.
Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge by means of systematic review. British Journal of Management, 14(3), 207–222.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dea Elda Sari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








